08
Dec
09

Anti Korupsi

KORUPSI merupakan salah satu bentuk kejahatan yang membahayakan di Indonesia. Tak hanya mencoreng dan menurunkan citra Indonesia, praktik KORUPSI dalam segala bentuknya telah merusak tatanan pemerintahan, menjatuhkan rasa keadilan publik, dan melemahkan penegakan hukum negeri ini.

Marilah membuka mata lebih lebar dan perhatikan sekeliling kita. Praktik korupsi dalam berbagai skalanya sudah terlanjur merasuk dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Wujudnya antara lain penyalahgunaan wewenang, persekongkolan melawan hukum, sogok menyogok untuk memperlancar birokrasi, hingga praktik memperkaya diri sendiri atau suatu kelompok dengan cara merugikan keuangan Negara.

Banyak orang sudah menganggap korupsi bukan lagi perbuatan melanggar hukum hingga kejahatan ini melekat menjadi suatu kebiasaan. Lihat saja kehidupan oknum-oknum pegawai pemerintahan atau orang-orang berpangkat yang cerminan kekayaannya jika dicermati akan terasa ganjil jika dibanding standar gaji atau penghasilan sebagai abdi Negara, namun tetap saja merasa aman memamerkan pola hidup di luar kewajaran seperti ini.

Dari pegawai rendahan sampai pejabat tinggi tak lepas dari belitan godaan untuk melakukan korupsi. Pemertintahan terancam dikuasai orang-orang jahat yang gemar korupsi. Padahal, praktik korupsi di sistem pemerintahan akan mempersulit upaya penegakan tatanan pemerintahan dan pelayanan masyarakat yang baik.

Tak hanya di bidang pemerintahan, korupsi juga menggangu pembangunan dan perekonomian. Jalur rumit dan tak efisien yang diciptakan para koruptor melalui regulasi, sistem pelayanan atau proteksi pada rekan sekomplotan pada akhirnya menciptakan ekonomi biaya tinggi. Ongkos besar ini ujung-ujungnya ditimpakan ke konsumen. Masyarakat pula yang akhirnya meradang menanggung beban gara-gara praktik korupsi. Uang negara juga tak akan pernah aman jika praktik korupsi tak diredam. Kongkalikong berbagai pihak akan menyebabkan dana negara, yang notabene uang rakyatm lebih banyak dialihkan untuk proyek-proyek yang mudah dimanipulasi dananya. Yag rakyar pun dihamburkan untuk urusan yang jauh dari kepentingan publik.

Hal-hal demikian kian menguatkan kesan sangat sulit membuktikan adanya praktik korupsi, meski nyatanya keberadaan hasil praktik korupsi banyak yang terang benderang di depan mata banyak orang. Rakyat pun semakin kecewa dan sakit hati menjadi saksi ketimpangan-ketimpangan keadilan di negara ini.

Lalu apa yang harus kita lakukan??? Apakah kita harus membiarkan negeri yang diperjuangkan kemerdekaannya dengan darah dan air mata oleh para Bapak Bangsa ini luluh lantak oleh korupsi??? Indonesia akan sulit mengejar ketinggalannya dari bangsa-bangsa lain jika kejahatan seperti korupsi terjadi berlarut-larut dan menempel seperti kanker dalam kehidupan berbangsa dan negara.

Kita mendesak pemerintah untuk bersungguh-sungguh melakukan penegakan hukum dan keadilan. Sistem pemerintahan yang digerogoti para koruptor wajib dibersihkan. Oknum-oknum koruptor tak perlu dipertahankan hanya demi nama baik atau solidaritas korps. Mereka harus dipecat dan menjalani hukuman setimpal dengan kejahatan yang dilakukannya. Rakyat cukup cerdas untuk tahu kebusukan para koruptor. Melindungi para koruptor berarti mengkhianati rakyat.

Masih dalam semangat Hari Anti Korupsi Internasional yang akan kita peringati tanggal 9 Desember besok, tak ada salahnya kita membangun komitmen pribadi untuk menjadi insan-insan yang berani mengatakan tidak pada praktik korupsi. Untuk korupsi hanya ada satu kata : LAWAN! (sumber : Harian Pagi Bangka Pos)

Advertisement

1 Response to “Anti Korupsi”


  1. 1 Killerbe
    19/12/2009 at 10:07 am

    Saya setuju teman!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.